Tips Menghilangkan Jerawat Dengan Benar Menurut Apoteker

22 Sep

Jika membahas mengenai masalah kulit, pasti banyak yang setuju kalo jerawat merupakan salah satu masalah yang sering timbul, baik itu pada remaja ataupun dewasa. Selain menimbulkan rasa sakit, tidak jarang jerawat ini juga sering menurunkan rasa percaya diri penderitanya, terlebih lagi jika timbul di bagian kulit yang terlihat.

tips-menghilangkan-jerawat-dengan-benar-menurut-apoteker

Selain melakukan perawatan di klinik kecantikan, apoteker juga bisa berperan lebih dalam mengedukasi masyarakan yang mengalami jerawat jika mengetahui selut beluk terkait penyebab dan cara terapi yang benar. Apoteker dari MCPHS University di Boston, Brittany Myers, PharmD, memberikan informasi mengenai 5 tips menghilangkan jerawat dengan benar menurut apoteker, diantaranya adalah :

Pemilihan Asupan Makanan

Menurut beberapa penelitian, asupan makanan memiliki pengaruh terhadap keparahan jerawat. Beberapa data menunjukkan bahwa makanan berbasis gula tinggi lebih bisa memicu jerawat. Penelitian klinis menunjukkan pasien dengan infeks glikemin dan indeks massa tubuh yang lebih rendah lebih jarang mengalami jerawat, menurunkan kadar androgen bebas dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa asupan susu, terutama susu skim dapat meningkatkan risiko jerawat. Wanita yang mengonsumsi susu lebih dari 2 gelas perhari memiliki risiko jerawat lebih besar hingga 44%.

Isotretinon

Isotretinon yaitu suatu isomer asam retinoat dan disetujui oleh FDA untuk mengatasi jerawat parah yang resisten terhadap pengobatan lainnya. Isotretinon dapat mengurangi produksi sebum, lesi jerawat, luka, dan bahkan ansietas dan depresi.

Selama penggunaan obat ini, penderita harus menghindari kehamilan, karena risiko teratogeniknya. Selain informasi efek samping obat seperti gangguan pencernaan, kulit kering/mengelupas, mudah marah, dan depresi, apoteker juga harus menyarankan penderita, baik pria atupun wanita untuk menggunakan dua jenis kontrasepsi ketika pasien atau pasangannya mengonsumsi obat ini, biasanya berupa kontrasepsi obat dan kondom untuk pria.

Pengobatan Topikal

Tips menghilangkan jerawat dengan benar menurut apoteker yang selanjutnya yaitu pengobatan topikal. Terapi first-line ditentukan berdasarkan lokasi dan besarnya jerawat. Benzoil peroksida membunuh P. acnes dan salep komedolitik ringan mencegah pembentukkan komedo dan noda jerawat. Setelah penderita menggunakan benzoil peroksida, penderita bis amendapatkan hasilnya dalam 5 hari. Jika penderita memiliki kulit yang sensitif, maka gunakan formulasi yang lebih ringan dan berbasis air.

Antibiotik topikal tersedia dalam kombinasi dengan benzoil peroksida, yaitu klindamisin (lebih banyak direkomendasikan) dan eritromisin. Asam azelat dan asam slisilat terkadang digunakan untuk mendapatkan efek komedolitiknya, namun asam azelat memiliki efek mencerahkan kulit dan harus digunakan dengan hati-hati pada kulit yang lebih gelap.

Baca Juga : Manfaat Facial Air Susu Ibu untuk Hilangkan Jerawat

Retinoid topikal, meliputi tretinoid, adapalene, dan tazarotene, merupakan agen antiinflamasi dan komedolitik yang paling efektif untuk pengobatan topikal. Efek samping retinoid diantaranya seperti kulit kering, mengelupas, eritema, dan iritasi. Jika penderita mengalami salah satu gejala tersebut, maka kurangi frekuensi penggunaan obat. Tretoin tidak stabil terhadap cahaya, sehingga harus digunakan sebelum tidur dan tidak boleh digunakan bersamaan dengan benzoil peroksida karena dapat terinantivasi.

Tazarotene memiliki efek samping untuk wanita hamil, sehingga untuk wanita hamil harus diberikan konseling dengan ketat ketika menerima resep ini. Gel adapalene 1% disetujui digunakan pada penderita usia minimal 9 tahun dan tretinoin 0.05% mikron disetujui untuk pasien lebih dari 10 tahun. Semua produk retinoid lainnya disetujui untuk penderita lebih dari 12 tahun dan penggunaannya dibatasi pada jerawat dengan onset awal.

Terapi Hormonal

Kontrasepsi oral juga dapat membantu mencegah jerawat dengan mengatur kadar hormon. Kontrasepsi yang saat ini disetujui oleh FDA untuk pengobatan jerawat yaitu ethynil estradio/norgestimate, thinyl estradiol/norethindrone acetate/ferrous fumarate, ethinyl estariol/dropirenone, dan ethinyl estradiol/drospirenone/levomefolate. Kontrasepsi ini menurunkan produksi androgen dan mengikat testosteron yang bersirkulasi bebas untuk mencegah aktivitas reseptor androgen, mencegah pembentukan jerawat akibat hormon.

Kontrasepsi oral sangat efektif untuk mengatasi jerawat. Namun, penderita harus mempertimbangkan risiko dan efek samping yang mungkin terjadi. Efek samping berat jangka panjang yang mungkin terjadi di antaranya adalah penggumpalan darah, kanker payudara, kanker serviks, penurunan massa tulang, dan penurunan produksi estrogen alami.

Terapi Antibiotik

Antibiotik sistemik diindikasikan untuk mengatasi jerawat sedang hingga parah dan harus digunakan dalam bentuk kombinasi dengan retinoid topikal. Namun, monoterapi antibiotik sistemik bukan merupakan terapi yang tetap karena adanya kemungkinan resistensi yang terbentuk terhadap antibiotik sistemin dan adanya laporan hubungan antara penggunaan antibiotik sistemin dan timbulnya inflammatory bowel disease, faringitis, dan infeksi Clostriduym difficile. Pasien yang mulai menggunakan antibiotik sistemik harus terus dievaluasi setiap 3 sampai 6 bulan dan segera hentikan secepat mungkin.

Bactrim efektif dalam mengatasu jerawat dengan menghambat sintesis asam folat pada bakteri. Namun, bactrim jarang digunakan karena agen lainnya terbukti lebih efektif. Penderita harus diberikan informasi mengenai efek samping yang mungkin terjadi, seperti gangguan gastrointestinal, fotosensitivitas, serta gatal, pengelupasan, dan ruam alergi pada kulit. Selain itu, bactrim juga tidak boleh digunakan untuk jangka panjang, karena kemungkinan terjadinya neutropenia, agranulositosis, anemia, dan trombositopenia.

Itulah 5 tips menghilangkan jerawat dengan benar dari apoteker. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan bisa membantu mengatasi jerawat secara efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *