Kebaikan dan Kekurangan Atasi Jerawat dengan Terapi Sinar Biru

2 Aug

Kebaikan dan Kekurangan Atasi Jerawat dengan Terapi Sinar Biru,- Hingga saat ini jerawat masih menjadi masalah bagi sebagian besar orang. Berbagai cara ditawarkan untuk menjadi solusi dari permasalahan ini, mulai dari obat jerawat, krim jerawat, hingga beragam perawatan yang bisa dilakukan diklinik atau dokter kecantikan. Salah satu perawatan yang bisa dipilih untuk membantu mengatasi masalah jerawat yaitu terapi sinar biru. Apa itu terapi sinar biru ?

Terapi sinar biru atau Blue light therapy merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat. Terapi ini dilakukan dengan menggunakan sinar biru dari sebuah alat yang kemudian ditembakkan ke beberapa daerah wajah. Akan tetapi, terapi ini umumnya hanya bisa mengobati area yang dijangkau oleh cahaya.

Ketika melakukan terapi ini, Anda bisa memilih dua posisi yang menurut Anda nyaman, yaitu dengan posisi duduk atau tidur telentang. Kemudian alat yang digunakan dalam proses terapi penyinaran akan diletakkan di dekat wajah selama kurang lebih 20-30 menit.

Alat tersebut akan memancarkan gelombang biru yang memiliki panjang sekitar 405-420 mm. Gelombang biru inilah yang berfungsi untuk membunuh bakteri p.acnes, yaitu bakteri yang menjadi penyebab jerawat.

Terapi Sinar Biru

Mengetahui Kebaikan dan Kekurangan Terapi Sinar Biru untuk Atasi Jerawat

Dibandingkan dengan perawatan lainnya, terapi sinar biru ini disebutkan memiliki beberapa kelebihan. Diantaranya adalah aman dilakukan, tidak menimbulkan rasa sakit, bebas dari obat, risiko yang ditimbulkan kecil, dan lain sebagainya.

Umumnya blue light therapy tidak menimbulkan efek jangka panjang yang serius. Walaupun begitu, terapi ini dapat menimbulkan reaksi kecil pada kulit, salah satunya yaitu kulit menjadi kering. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena Anda bisa mengatasi efek tersebut dengan cara menggunakan pelembab wajah atau face mist secara rutin.

Namun, jika Anda mengalami gangguan darah yang menyebabkan adanya peningkatan kepekaan terhadap cahaya, alangkah baiknya Anda hindari melakukan perawatan dengan terapi sinar biru ini. Selain itu, jika Anda memiliki alergi terhadap porfirin atau mengidap penyakit lupus, juga sebaiknya menghindari perawatan ini.

Selain dapat membantu mengendalikan pertumbuhan jerawat, terapi sinar biru juga diyakini dapat membantu mengurangi peradangan, mengontrol minyak berlebih pada wajah, serta menyamarkan bekas jerawat. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda perlu emlakukan terapi ini secara berkala hingga mendapatkan hasil yang diinginkan. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *