Benarkah Jerawat Bisa Sebabkan Seseorang Alami Depresi ?

13 Feb

Benarkah Jerawat Bisa Sebabkan Seseorang Alami Depresi ?,- Bisa dibilang jika jerawat termasuk masalah kulit yang cukup sulit untuk diatasi. Meskipun berbagai usaha telah dilakukan, seperti membeli produk kecantikan dengan harga yang cukup mahal, menggunakan make up dengan komposisi yang berat untuk menutupu jerawat, menggunakan obat jerawat, hingga melakukan perawatan di klinik kecantikan. Namun, hal tersebut masih tidak bekerja secara efektif untuk menghilangkan jerawat.

Disamping itu, timbulnya jerawat juga bisa menimbulkan rasa sakit serta menurunkan rasa percaya diri seseorang karena merasa malu. Hal tersebut bisa membuat penderita menghindari sosial dan secara sadar mengisolasi diri. Terutama bagi para remaja. Sudah sejak lama banyak yang menghubungkan masalah kulit wajah tersebut dengan kesehatan mental.

Namun, studi terbaru menemukan fakta bahwa mereka yang memiliki masalah jerawat cenderung berisiko tinggi mengalami depresi pada tahun-tahun pertama kulit mereka terpapar jerawat.

Studi yang dilakukan selama 15 tahun ini melibatkan sekitar 134.427 laki-laki dan perempuan serta 1.731.608 orang tanpa jerawat. Sebanyak 18,5% dari mereka yang berjerawat merasakan depresi, sedangkan mereka yang tidak memiliki jerawat juga merasakan depresi, namun jumlahnya tidak lebih dari 12%.

Jumlahnya tidak terlihat terpaut terlalu jauh, namun serangan depresi meningkat dramatis pada tahun-tahun berikutnya, seiring dengan pertumbuhan jerawat tersebut. Risiko depresi yang meningkat hanya bertahan selama 5 tahun setelah mereka memiliki jerawat. Sedangkan pada tahun pertama risiko depresi mencapai 63%.

Baca juga :

Pemicu Jerawat Berlebih pada Wanita Hiperandrogen
Rahasia Wanita Korea Atasi Jerawat
Obat Tradisional untuk Kempeskan Jerawat

Ini mengindikasikan bahwa ada periode kritis yang harus diwaspadai terhadap seseorang yang memiliki kulit berjerawat terhadap kesehatan mental.

Selain itu, studi ini juga menemukan bahwa orang yang berjuang untuk menghilangkan jerawat biasanya banyak dialami oleh perempuan, remaja, orang yang tidak merokok, dan juga orang yang tidak memiliki masalah obesitas serta mereka yang tidak menggunakan alkohol.

Isabelle A Vallerand, pemimpin penelitian menjeklaskan jika jerawat bukan hanya masalah kulit, tetapi memiliki dampak secara luas terhadap kesehatan mental. Temuan ini berdampak sangat signifikan terhadap kesehatan dan harus dipikirkan secara serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *